RSS

Maaf, Kelamaan Update – Memberi Makna Hidup

Thu, Dec 18, 2008

Cerita Inspirasi, Life Lesson, Opini

Berhubung harddisk notebookku jebol, dan draft update mengenai beberapa figur yang meski cacat tetapi dapat menikmati hidup bahkan mampu memaksimalkan potensi dirinya melampaui orang-orang yang memiliki fisik sempurna. Berhubung draft itu ikut rusak, terpaksa sekarang mengumpulkan kembali bahan-bahan mengenai tulisan itu.

Tujuan blog ini sebenarnya ingin lebih berbicara tentang potensi diri. Bagaimana manusia dapat memaksimalkan potensi dirinya sekaligus dapat menikmati proses hidup yang kadang suka kadangkala duka. Menikmati proses hidup kadang terlupakan ketika kita hendak memaksimalkan potensi diri untuk mencapai sukses.

Untuk ini saya teringat sebuah kisah yang pernah saya baca beberapa tahun lalu, yang kemudian saya temukan lagi disebuah buku NLP, kisah sederhana ini semoga bisa jadi renungan:

Setelah beberapa jam dilaut seorang nelayan kembali ke darat dan menambatkan perahunya disebuah kota pinggir laut. Ia telah menangkap ikan Tuna. Seorang bankir investasi lewat di sana dan memulai percakapan dengan nelayan itu.

“Ini adalah ikan tuna yang bagus, Berapa lama kau menangkap mereka?”

“Dua jam, ” jawab nelayan itu.

“Mengapa kau tidak memancing lebih lama dan menangkap ikan lebih banyak?”

“Ini sudah lebih dari cukup untuk keluargaku.”

“Oh, begitu. Apa yang kau lakukan di sisa hari ini?” tanya si bankir.

“Aku bangun agak siang, makan pagi dengan santai sambil membaca surat kabar, bermain dengan cucu-cucuku, dan berjalan-jalan ditaman dengan istriku. Di malam hari, aku minum teh dan main gitar di sebuah kafe.”

Bankir ini kemudian memberi saran, “Dengar, saya memiliki gelar MBA dan bekerja disebuah bank besar. Kau harus meluangkan waktu lebih banyak untuk memancing.”

“Untuk apa?” tanya nelayan tadi.

“Dengan begitu kau dapat menangkap ikan lebih banyak, dan menjual ikan lebih banyak. Dengan penjualanikan-ikan Tuna tersebut, kau dapat menggunakan keuntungannya untuk membeli kapal yang lebih besar dan dapat menangkap ikan Tuna lebih banyak lagi,” Jawab bankir itu. “Dengan begitu, kau bisa membeli lagi banyak kapal sampai akhirnya kau bisa membeli sebuah armada kapal pukat ikan. Dengan memiliki kuantitas ikan yang besar, kau tidak perlu menjualnya melalui makelar, kau bisa langsung menjualnya ke pasar. Kemudian kau dapat membuka pabrik pengalengan dan menjual Tuna dalam kaleng. Kau dapat memperluas bisnismu dan mengendalikan pasar. Akhirnya, kau dapat meninggalkan kota kecil ini dan mendirikan kantor pusat di Ibukota.”

“Berapa lama waktu yang dibutuhkan?” tanya nelayan ini dengan rasa ingin tahu.

“Mungkin 10 sampai 15 tahun.”

“Apa yang terjadi setelah itu?”

Bankir itu tertawa, “lalu kau dapat mendaftarkan perusahaanmu di bursa saham melalui IPO. Kau dapat go public dan kau bisa menjadi multi-jutawan.”

“Aku mengerti. Jutaan dolar. Apa yang akan kulakukan setelah itu?”

Bankir itu tersenyum,” Lalu kau pensiun. Kau dapat pindah  ke desa kecil di pesisir, tidur lebih lama, bangun lebih siang, makan pagi lebih santai sambil membaca surat kabar, pergi memancing, meluangkan waktu dengan cucu-cucumu, minum kopi atau teh di sore hari, berjalan-jalan di taman, minum anggur dan bermain gitar bersama teman-temanmu.”

Nelayan itu tertawa,” Ini sama persis seperti yang aku kerjakan sekarang.”

(dikutip dan digubah dari buku “NLP Secret” Michael Lum Y. )

Setiap orang memiliki tujuan terhadap apa yang sedang dilakukannya, baik disadari maupun tidak disadari. Menikmati proses hidup sama pentingnya dengan mengejar impian kesuksesan. Menjadi sukses tidak selalu harus berada dalam sorotan kamera atau muncul dalam media. Menjadi ada bagi orang-orang yang kita cintai maupun yang mencintai kita, bisa menjadi ukuran kesuksesan pribadi menjadikan hidup bermakna.

Semoga tulisan ini menjadi awal penyemangat untuk update blog ini selanjutnya. Doakan ya…

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • Bumpzee
  • E-mail this story to a friend!
  • Furl
  • LinkedIn
  • MisterWong
  • NewsVine
  • Reddit
  • description
  • Socialogs
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
  • Wikio

This post was written by:

admin - who has written 6 posts on Rute Kehidupan.


Contact the author

Leave a Reply